Jumat, 22 September 2017

Probabilitas = 1



PROBABILITAS = 1
Makna probabilitas secara umum diartikan kemungkinan, suatu hal yang sifatnya belum pasti, sebelum muncul probabilitas adanya hipotesa sebagai praduga sementara untuk memperkirakan probabilitas yang diperoleh, banyak metode-metode penulisan maupun metode alat ukur untuk melihat probabilitas dalam suatu masalah, sehingga nantinya akan memunculkan hasil perhitungan probabilitas dan difungsikan untuk pengaplikasian dalam bidang-bidang tertentu.
Secara teknis probabilitas mampu membantu perkiraan seseorang peneliti dalam mengambil keputusan dalam suatu penulisan, namun perlu diingat probabilitas = 1, maksudnya adalah ada dua kemungkinan hasil diterima atau ditolak, ada titik ukur minimal dalam metode penulisan untuk menentukan hasil probabilitas diterima atau ditolak.
Jika probabilitas = 1 dikaitkan dengan pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kegagalan atau kesuksesan, banyak orang mengartikan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda padahal kegagalan merupakan kesuksesan yang belum terjadi, maka disitulah perlu adanya keseriusan dalam berproses yaitu ikhtiar untuk menjadi sukses, perlu adanya doa sebagai pendukung, barulah kita serahkan semua keputusan atas kehendak sang pemilik kehidupan.
Setiap kali ketika kita mendengar probabilitas, maka apa yang ada dibenak adalah kemungkinan, yaitu kemungkinan untuk mendapatkan sesuatu yang sangat diinginkan sebut saja kesuksesan, sangat sedikit menilai bahwa disitu juga ada kemungkinan kegagalan, dikarenakan sejak kecil kita diajarkan untuk berusaha, selalu berhasil, padahal kegagalan dan kesuksesan merupakan dua hal tipis yang keduanya saling keteraitan dan hanya ada satu pilihan, bukan kah dalam hidup ini semuanya berpasang-pasangan, sehingga dalam kemungkinan adanya kegagalan dan kesuksesan salah satu keduanya pasti dimiliki bagi yang berproses maupun tidak berproses, kegagalan dan kesuksesan merupakan dua hal kemungkinan yang akan diperoleh salah satu maka probabilitas = 1.
Teringat yang pernah disampaikan oleh Prof Hadri, beliau menyampaikan bahwasannya “ketika anda berusaha dan berupaya maka apa yang anda nanti, apa yang anda harapakan?”, dengan wajah tegas dan garang nya Prof Hadri menjawab, “pasti KESUKSESAN, KEBERHASILAN, anda sungguh sangat mengenaskan sekali, padahal ketika anda menghadapi ujian yang anda siapkan hanya satu “KALAH”, karena KESUKSESAN, KEBERHASILAN merupakan bonus, jika anda sudah siap KALAH maka apapun yang akan terjadi hasilnya anda akan baik-baik saja, karena anda sudah siap KALAH, kalau anda menyiapkan MENANG sementara hasilnya KALAH, terpuruklah yang anda dapatkan”.
Kata menang dan kalah yang disampaikan oleh Prof. Hadri terkesan sedikit keras memang, namun setelah saya cerna perlahan-lahan jika kita siap kalah, maka disitulah munculnya keikhlasan dan anda bisa tau bahwasanya diri anda itu siapa??, ingat anda bukan Tuhan yang selalu benar, anda adalah manusia biasa yang hanya mampu berikhtiar dan berdoa, namun anda harus sadar hakikat dasar manusia sebagai hambanya Tuhan hanya sebatas berusaha selebihnya adalah Tuhan yang mengehndaki, bisa jadi kegagalan, tidak mendapatkan yang diinginkan karena ada hadiah lain dari Tuhan, namun kita sebagai manusia selalu menuntut dan tidak mau mengikuti skenario Tuhan. “Apakah anda seperti itu…?”
Probabilitas = 1, terkadang membuat saya untuk terus mengolah hati, jika sedang mengupayakan sesuatu sementara hasil diluar target, terkadang itu malah membuat patah semangat dan malah lari dari kenyataan, sehingga sering kali ketika saya mengupayakan sesuatu dan dalam keadaan dalam proses untuk pencapaian, sering kali saya barengi dengan niat jika memang ini atas Ridho Allah, maka lancarkan mudahkanlah dan berikan jalan untuk mencapainya, jika memang ini tidak baik untuk ku maka gantikannlah dengan jalan lain cara lain yang memang terbaik buat hamba hamba mu. Tapi kata ikhtiar jangan dicampuradukkan dengan hanya berpasrah diri tanpa adanya usaha, sering kali orang berbicara, “ya sudahlah mungkin ini jalan nya”, tapi tidak ada usaha maksimal hanya berpasrah, sama saja dengan orang mengharapkan kejatuhan buah durian dibawah pohon pisang, bukan buah durian yang jatuh tapi kejatuhan buku gambar anak PAUD yang ada gambar durian, hehehe.
Probabilitas = 1, kemungkinan yang ada pasti ada 1 yang didapatkan, 1 dari pilihan karena tidak akan menjadi tanpa adanya pilihan, 1 dari probabilitas diperkuat dengan usaha, doa, ikhtiar. Proses akan menghantarkan pada 1 yaitu hasil apakah hasil diterima atau ditolak, apakah hasil dengan kegagalan atau kesusksesan, probabilitas sangat keterkaitan akan 1 hasil yang diperoleh. Maka probabilitas = 1.

0 komentar:

Posting Komentar