Sabtu, 28 Oktober 2017

Fiersa Besari sang Musisi Sastra

Fiersa Besari adalah musisi sekaligus penulis dari Bandung dan Bung Fiersa merupakan sapaan yang seringkali orang menyapa atau memanggil. Fiersa Besari lahir di Bandung pada 3 Maret, ayahnya sudah lama meninggal, Bung Fiersa tinggal bersama Ibu dan Saudara laki-lakinya. Fiersa Besari pernah melakukan keliling Indonesia dengan berbekal seadanya, berpindah pindah tempat ke tempat yang lai, setiap tempat yang dia singgahi memiliki makna tersendiri bagi dirinya dan mampu memberikan banyak ilmu kehidupan.
Fiersa besari memiliki aliran Musik Indie, memang tidak banyak orang yang mengetahui dan mengkonsumsi Musik Indie, aliran musiknya identik mellow, kalem dan tidak begitu banyak suara alat musik ditampilkan.
Pada tahun 2011 Bung Fiersa memulai membuat project bersama teman-temanya, project ini bertujuan untuk mengajak pembaca berinteraksi dan menikmati sebuah karya melalui rasa, mata, telinga. Tema-tema yang disuguhkan dari keseharian sehari-sehari dikemas dengan sastra indah dan menarik untuk dinikmati.
Isi dari lagu bung fiersa lebih ke nilai sastra, banyak lagu-lagu yang diciptakannya bak puisi indah, tidak hanya pencipta dan penyanyi, bung fiersa juga penulis buku dengan gaya sastra menarik, sederhana dan asik untuk dibaca.
Album Fiersa Besari 11:11 pada tahun 2012, album ini sangat luar biasa, lagu-lagunya sarat penuh makna, memiliki karakter kuat dalam pengkiasan tiap lagu yang dibuat. Judul-judul lagu album yaitu: And I Need You, Melangkah Tanpamu, Aca Corak, Home, Samar, Heart Thee, Kala, Glimpse, Kisah Semu, Temaram, Senja Bersayap.
Album Fiersa Besari Tempat Aku Pulang. Tahun 2013, Fiersa Besari merilis album keduanya yaitu Tempat Aku Pulang. Album kedua tidak kalah menariknya dengan album sebelumnya. Judul-judul lagunya yaitu: Celengan Rindu, Tiffa, Lads, April, Hidup ‘kan Baik-Baik Saja, Tempat Aku Pulang, Friendzone, Waktu yang Salah, Anak Semua Bangsa, Nona Senja, Edelweiss, Quasar, Napak Tilas, Surat Untuk Ibu.
Album terbaru 2015 Fiersa Besari yaitu Konspirasi Alam Semesta. Pada 29 Oktober 2015, Fiersa Besari dan kawan-kawan membuat sebuah album yang terdiri dari 14 lagu yang dibarengi dengan naskah dipublikasikan dalam bentuk buku Konspirasi Alam Semesta dan merupakan karya yang banyak diminati oleh kaum muda, penulisan buku sekaligus penciptaan lagu dalam album Konspirasi Alam Semesta memberikan pembaca maupun penikmat lagu Bung Fiersa memiliki daya tarik untuk selalu dinikmati.
Bung Fiersa memiliki simbolis dalam mengajak anak muda untuk terus maju dengan sebutan “Pecandu Buku”, menurut Bung Fiersa untuk mengajak seeorang kita tidak hanya menggembor-gemborkan apa yang baik untuk mereka, namun kita sendiri yang terjun mengajak juga ikut terlibat didalamnya, karena minat baca generasi muda saat ini sungguh sangat menurun dan sangat disayangkan jika kita tidak bergerak untuk menyelamatkan generasi saat ini.
Bung Fiersa juga memiliki perpustaakaan, buku-buku yang dipinjamkan berawal dari koleksi bukunya sekaligus dari sumbanagan atau kerelaaan orang-orang yang bersedia untuk menyumbangkan buku. Pernah beberapa kali bung fiersa manggung untuk meyanyikan musik indie, diberlakukan bahwa tiket penonton free namun cukup memberikan minimal 1 buku dalam acara pementasan.
Bung Fiersa mengajak memproduktifkan buku-buku yang dimiliki untuk diproduktifkan kembali di perpustakaan. Perpustakaan terbuka untuk umum, boleh meminjam dan membacanya. Menurut Bung Fiersa berawal dari membaca dan berbekal pengalaman dibeberapa tempat memberikannya inspirasi bahwa kita perlu melakukan perubahan dari diri kita dan untuk orang lain.

0 komentar:

Posting Komentar