Minggu, 22 Oktober 2017

Pelaku Generasi Millennial





Saat ini generasi millennial menjadi topik yang hangat diperbincangkan di kalangan masyarakat, terutama pada perbincangan di kalangan akademik, ada beberapa topik yang diperbincangkan muali dari pendidikan, teknologi, fashion, traveling, moral, budaya. Kalau ditelusuri kembali, siapakah generasi millennial, siapakah yang berhak menyandang sebutan generasi millennial dan apakah masyarakat semuanya mengerti akan sebutan generasi millennial?
Milleniall atau bahasa gampangnya masa generasi saat ini yaitu orang yang lahir pada kisaran 1980-2000, dengan berkisaran umur saat ini 17-37. Millennial dianggap special karena merupakan generasi yang berbeda dengan generasi sebelumnya, terutama berkaitan dengan teknologi.
Generasi millennial ketika lahir sudah bisa menikmati televisi berwarna,handphone dilengkapi internet dan tentunya  generasi ini sangat mahir dalam teknologi. Kebanyakan dari generasi millenial hanya peduli pada individu masing-masing, mengedepankan life style, pola hidup hedonisme dan terlalu idealis, bahkan tidak tanggung-tanggung menggeluarkan biaya untuk kepuasan pribadi. Contoh yang sudah sangat umum yaitu mengenai perputaran dan perkembangan gadget tak kenal henti, gadget memiliki banyak fitur bersaing dengan gadget-gadget lain, menambahkan fitur terbaru dan memberikan nilai gaya hidup jika memilikinya. Saat ini kebanyakan generasi millennial tidak mampu mengkontrol konsumsi gadget karena kemungkinan besar hidupnya hanya memenagkan gaya hidup.
Jika ingin menjadi generasi millenial yang bermanfaat, perlu adanya perubahan dari diri kita:
1.      Gunakan waktu secara bijak dalam penggunaan akun (Instagram, Facebook, WhatsApp, BBM, Youtube), manfaatkan media sosial untuk informasi positif.
2.      Berfkir kritis dengan lingkungan sekitar, mulai dari masalah politik, ekonomi, sosial dan budaya, berfikir kritis dan pikirkan apa yang bisa kita kontribusikan.
3.      Berusaha membantu orang lain, membantu bukan hanya bisa melalui materi
4.      Cerdas pengelolaan tata keuangan  
5.      Bijak dalam membedakan kebutuhan dan keingginan, sebab kebutuhan dan keingginan berbeda. Keingginan tidak pernah selesai menuntut untuk dipenuhi, sementara kebutuhan akan lebih bijak dalam berkonsumtif.
6.      Menciptakan ide-ide kreatif untuk dijadikan peluang dalam hal produktif.
Generasi millennial mudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber, pemanfaatan layanan teknologi memberikan pengaruh pada percepatan perubahan manusia dalam pola pikir dan gaya hidup menjadikan generasi millennial mengalami perubahan secara langsung tidak disadarinya. Lalu sejauh mana kita memproduktifkan pribadi kita di era generasi millennial?

0 komentar:

Posting Komentar