Rabu, 01 November 2017

Anak Desa



Wajah sendumu tak menjadi sendu perjuanganmu
Melangkah maju meski kaki terseyok duri
Berjalan mereka, berlari jiwamu
Tak dipungkiri sifat pikirmu diatas logika anak sewajarnya

Kekosongan lumbung beras tak jadi benalu
Kekosongan kayu bakar tak memadamkan api semangatmu
Jikalah hidup memang keras
Pasti ada pelunak untuk melunakkan kerasnya hidup

Pukul 5 pagi kau sudah berjuang menjalani hidup
Mengayuh sepeda melewati berkilo-kilo meter menuju tempat berpintar
Pedal sepedamu panas membara karena kau gayuh
Pedal sepedamu ikut dalam sejarah perjalanan perjuangan hidup

Tak perlu disesali
Tak perlu dilamunkan
Hidup tak perlu banyak dipikirkan apalagi dikeluhkan
Bergeraklah…, bergeraklah dan berjuang

Jika dalam prosesmu kau tumbang tak mampu membangun jiwamu
Maka tarik nafaslah sejenak sembari sedikit menoreh
Mencari sela-sela kesalahan untuk dibenahi
Sebab hidup pasti memiliki banyak cara

Jangan takut akan menjadi apa nanti
Jangan takut kemiskinan mengkrumuni
Jangan takut tidak mampu bertahan
Hidup harus diperjuangkan

Jika hidup hanya menerima saja
Maka kehidupan akan memakanmu
Kehidupan akan menuntutmu
Dan kehidupan akan mematikanmu.

2 komentar: