Selasa, 07 November 2017

Perjalanan ODOP



ODOP (One Day One Post) merupakan wadah kepenulisan untuk mengekspersikan karya berupa fiksi maupun non fiksi, terbentuk dari beberapa genre manusia, saling menjaga komitmen dan saling sharing ilmu dalam kepenulisan. Tidak ada yang paling hebat atau terhebat dalam ODOP, semuanya sama. Kita sama sama saling belajar dan saling mensuport satu sama lainnya melalui kritik dan saran, komentar pedas, dukungan dan beberapa sudut penilain pembaca.
Tidak mudah memang menjaga komitmen, karena tiap orang tidak sama dalam kesibukan dan manajemen waktu, bahkan tak jarang ketika akhir pekan para peserta ODOPers berbondong-bondong setor link tulisan dari hutang hari-hari yang lalu atas keterlambatan penulisan. Sering tak disengaja terjadi kesalahan perekapan karena banyaknya share link setoran membuat PJ ODOP kebingungan, ada beberapa terselip tuisan tidak terdeteksi dan sang punya blogger akan memberikan feed back bahwa ada tulisan tanggal “sekian” belum terekap dengan benar. Saya pribadi sangat mewajari dan memaklumi, karena belum tentu saya bisa berkomitmen dan meluangkan waktu seperti para PJ ketche.
Komitmen para PJ sungguh sangat luar bisa, bersedia meluangkan waktu sibuknya untuk mengurus tim kepenulisan demi kecintaanya pada ODOP, jasa dan keikhlasan mengamalkan ilmu untuk kita semua tidaklah bisa kami perhitungkan, memberikan kami kesempatan belajar bersama, membersamai dan memberikan ilmu baru dalam tiap bedah tulisan.
Terimakasih Mas, Mbak, Kang, Teteh atas didikan kasih kepenulisan ini, sebuah perjalanan sangat menyenangkan dan menegangkan akan tantangan yang telah terlampaui dengan perjuangan manajemen waktu. Maafkan atas seringnya keterlambatan penyetoran tulisan, termasuk saya pribadi sering setor terlambat. Terimakasih atas ketersediaan waktu untuk kami dalam tiap bedah tulisan, meski seringkali tak disengaja tertinggal tidur, kurang fokus dalam bedah tullisan, dan sering kali tak hadir secara penuh dalam diskusi.
Tantangan- tantangan yang sudah terlampaui sungguh sangat berkesan, memiliki keunikan dan beberapa kesulitan penulisan yang harus dilalui mulai dari tantangan pertama sampai ketujuh.
-          Tantangan I menulis tentang Aku dan pengalaman yang paling berkesan di hidupku
-          Tantangan II membuat cerpen genre bebas, minimal 400 kata, menggunakan POV 1, cerpen harus memiliki kata (berdarah, cinta, hidup, celaka, matahari).
-          Tantangan III menulis cerita ulang dongeng atau cerita rakyat dengan mengubah ending cerita dengan imajinasi kita, minimal 10 paragraf
-          Tantangan IV menulis satu saja adat budaya daerah asal atau kampung halaman, bisa tentang kuliner atau kebiasaan masyarakat min 300 kata
-          Tantangan V menulis biografi singkat penulis idola dengan menggunakan teknik menulis feature (bertutur) dengan 500 kata
-          Tantangan VI buat fiksi dengan deskripsi tokoh yang kuat
-          Tantangan VII membuat puisi dengan isi atau tema deskripsi suatu tempat, ketentuan minimal 3 bait puisi.
Bagi para ODOPers pasti memiliki penilaian dan kesulitan tersendiri mengenai masing masing tantangan. Pada Tantangan VI menurut saya sangat berat dan sangat membutuhkan waktu, pikiran, imaginasi dan tentu penempatan karakter yang pas dan sesuai dalam sebuah cerita, tidak cukup memakan waktu satu atau dua hari namun beberapa hari untuk bisa menyelesaikannya, meskipun saya juga belum faham betul apakah tulisan tersebut sudah bisa dikatakan sedikit mendekati benar. Tantangan VII penulisan puisi, nah… tantangan ini yang paling saya suka suka suka, imaginasi bisa berlarian dengan bebas, sayap-sayap kata mengkibas dengan sebebas-bebasnya, puisi memberikan kata menjadi indah dan bermakna bagi yang menikmati dan memahaminya. Bukan berarti saya sudah jago dalam penulisan puisi, melainkan puisi sangat lues untuk dituliskan dan menyenangkan.
Perjalanan ODOP ini tidaklah cukup saya haturkan terimakasih kepada tiap PJ dan teman-teman semua, kehadiran kalian sungguh sangat berarti, kita memang belum pernah bertatap muka secara langsung, kita belum menggenal sebelumnya, tapi melalui ODOP dan kecintaan kita dalam kepenulisan ini memberikan kita sebuah tali persaudaraan, pertemanan dan kesolidan dalam bertukar informasi maupun ilmu. Terimakasih untuk semuanya…, sukses untuk kita semua.
Salam lintas pena.

0 komentar:

Posting Komentar