Kamis, 04 Januari 2018

Inikah Negeri Surga



Image result for negeri surga 
Ketika sebuah kata surga terdengar maka terbesit keindahan alam dan kenikmatan di dalamnya. Lalu apakah pantas Negeri ini dikatakan surga, jika sang penghuni masih mengemis ke tetangga, masih terdengar jeritan suara bengis, masih saja norma-norma disalah gunakan, aturan bukan menjadi beraturan, kekerasan sudah tak menjadi kewaspadaan namun menjadi kewajaran.

Melambai-lambai hengisan pinta tuk di tadah harapan sebuah kekuasaan, menghilangkan kodrat manusia, menyisingkan adat. Wajah berubah tak menjadi pangkal depan sebab keingginan memimpin dengan meminta. Tak sedikit hasil kekuasaan berekor pergusuran kepemilikan. Menjadi benalu tapi tak berlalu, menjadi sengsara tapi tak disangka, menjadi berlabuh tapi tak bertepi, menjadi pemilik tapi tak dimiliki, menjadi seongggok boneka mungkin itu lebih tepatnya.

Berjuta janji terlontar untuk sebuah kedudukan agung, bertalian suara menggaung di pelipis langit tak berawan, menyongsong gumaman keraguan namun tetap terpilih, pelicin terderai di pelataran bumi, bertamak ria berbangga diri, bersahut nilai, berjanji lidah. Ah.. mungkin itu hanya gumamku saja atau memang sudah menjadi sebuah topik hangat di setiap sarapan pagi, ditemani berita murkanya negeri ini.

Ada apa dengan Negeriku, pendidikan sudah di nomer satukan, katanya. Rating-ranting ditacapkanpun bersemi, katanya. Laut, danau, sungai kaya melimpah ruah ikan, katanya. Hasil bumi mlimpah ruah, katanya. Pohon-pohon besar telah tumbuh menjadi andalan, katanya.

Jika sebuah pertanyaan mampu dilontarkan untuk meminta pertanggungjawaban, mampukah sebuah kata “kemiskinan” bisa terhapuskan dengan segera.

Harus menuntut kepada siapa untuk sebuah kata “kemiskinan”, apakah itu sebuah takdir atau kesalahan tersembunyi yang masih menjadi sebuah keagungan untuk dijalankan semaunya.

Suara kecil hanyalah sebuah seonggok duri, meski berterbaran di setiap tempat akan hangus dengan tumpuhan baton kekuasaan.

Masih pantaskah Negri ini dikata Surga?.

2 komentar: